AKU HERAN

Ini bukan tentang orang lain, bukan tentang sebuah kelompok, atau juga bukan mengenai aliran. Ini tentang kita, tentang keluarga kita, tentang orang-orang terdekat kita dan tentang negara kita.

Aku heran kepada mereka yang teriak-teriak negara Islam
Namun tak segera ke masjid ketika mendengar azan

Aku heran kepada mereka yang menyerukan penegakan syariat
Namun ketika fajar tiba matanya masih terlelap

Aku heran kepada mereka 
yang mengkampanyekan hukum Al-Quran
Namun membiarkan mushafnya berdebu hingga usang

Aku heran kepada mereka 
yang berkoar-kora boikot Israel dan Amerika
Namun makannya di Mc.D dan minumnya coca-cola

Aku heran kepada mereka 
yang menyuarakan persatuan
Namun lisannya tidak berhenti dari menyakiti
dan menjelek-jelekkan orang-orang beriman

Aku heran kepada mereka 
yang yang menggembor-gemborkan kebangkitan Islam
Namun membiarkan istri dan anaknya terjahiliyahkan
oleh tipuan sinetron dan nyanyian

Aku heran kepada mereka 
yang menginginkan kemenangan Islam
Namun masih saja berdiam, tidak berjuang

Aku heran kepada mereka 
yang meyakini datangnya kematian
Namun masih saja asyik bergelimang dalam kemaksiatan

Semoga kita bukan mereka

Mari kita renungkan. <.>